Sepuluh Lokasi Jaringan Listrik Mura Belum Kantongi SLO

MLM Peristiwa

MUSI RAWAS – Tercatat pembangunan listrik dibawah tahun 2016 sebanyak 17 lokasi telah diterbitkan surat rekomendasi sertifikat layak operasi (SLO). Namun, masih ada 10 lokasi yang dibangun Pemkab Musi Rawas (Mura) belum.

Manager PT PLN Rayon Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas (Mura), Randhy Kusriansyah mengatakan, saat ini masih ada 10 lokasi pembangunan listrik yang dilakukan Pemerintah Daerah yang belum mengantongi SLO. Namun, pada Oktober ini dilakukan pemeriksaan oleh Badan Sertifikasi yang telah ditunjuk oleh PLN. 

“Kita targetkan bulan November jaringan telah dibangun dan segera dioperasikan dengan catatan layak untuk dioperasikan termasuk jaringan tersebut,”jelas Randhy, Selasa (4/10) diruang kerjanya.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, untuk mendapatkan SLO jaringan tersebut harus sesuai dengan standar PLN. Misalnya nilai pertanahan dibawah 5 Ohm karena untuk menangkal kerusakan trafo akibat tegangan lebih ataupun petir dan jaringan tersebut harus jauh dari lokasi tanam tumbuh masyarakat dan lainnya. 

“Kalau sudah ada SLO maka Distamben membuat surat berita terima dari Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) ke PT PLN Kabupaten Lahat. Untuk dioperasikan penggunaannya,” terangnya.

Menurutnya, selama ini untuk kendala penerbitan SLO dikarenakan Pemda tidak menggangarkannya. Karena tugas PLN untuk proses pengeluaran SLO memerlukan dana kendati secara pasti anggaran yang diperlukan untuk SLO tidak mengetahuinya karena melibatkan Badan Sertifikasi.

“Selama ini Pemda Mura tidak menanggarkan untuk penerbitan SLO dan masih melalui PLN untuk disampaikan kepada badan sertifikasi pusat,” ucapnya.

Disinggung mengenai untuk 17 lokasi jaringan yang disiap dioperasikan tahun ini sendiri. Maka mantan manager PLN Kabupaten Empat Lawang ini mengakui untuk jaringan yang akan dioperasikan antara lain, jaringan Bundaran Agropolitan Center Pemkab Mura, desa Manaresmi, Bukit Cogong, desa M Sitiharjo, desa Jajaran Baru 2,
Kantor Bupati Mura di Kecamatan Muara Beliti, Desa Simpang Gunung Kembang, desa Suka Makmur, desa Raksa Budi, desa Bansos Pelawe, desa Karya Teladan, desa Prabumulih, desa Petras Jaya, desa Lubuk Pandan, kawasan Islamic Center Muara Beliti, dan desa Q1 Mataram.

“Untuk 10 lokasi lainnya yang akan diperiksa nanti yakni Desa Lubuk Pauh, Semeteh, Semangus, Sukorejo, Kantor Camat Selangit, Sidoharjo dusun III dan Sidoharjo, Wali Angin Megang Skti, Muara Nilau, Mandi Aur, dan Palawe,” bebernya.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Pertambangan (Kadistamben) Mura melalui Sekretaris Krisna menjelaskan, pihaknya berharap penyelesaian SLO segera dilakukan. Sehingga, dapat dipergunakan jaringan listrik yang telah dibangun untuk kebutuhan listrik pemukiman masyarakat.

“Secepatnya jaringan listrik itu dapat dipergunakan. Sehingga, kebutuhan sarana kelistrikan masyarakat dan lainnya dapat terpenuhi,” pungkasnya. (HS06-HarianSilampari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *