Disebut Megang Sakti Hot Spot HIV/AIDS, Wabup Mura Meradang

Kesehatan MLM

MUSI RAWAS – Pasca adanya pemetaan dua Kecamatan baik Megang Sakti dan BTS Ulu sebagai Hot Spot beresiko terjangkit Human Immuno Deficiency Virus Acquired Immuno Deficiency Syndrome (HIV/AIDS) menuai respon sejumlah pihak. Salah satunya Wabup Mura yang meradang kalau Megang Sakti sebagai kecamatan beresiko
terangkit HIV Aids

“Kalau Kecamatan Megang Sakti ditetapkan beresiko sebagai daerah beresiko terjangkit penyakit Aids tidak benar. Bahkan, saya mempertanyakan kenapa pihak Dinkes mengklaim seperti itu,” cetus Wakil Bupati (Wabup) Kabupaten Musi Rawas (Mura), Hj.Suwarti saat diwawancarai wartawan, Kamis (17/11) dihalaman Pemkab Mura.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, bahwa pada sebelumnya di Kecamatan Megang Sakti hannya ada satu tempat warung remang-remang. Tepatnya, didesa Wonosari yang dijuluki sebagai gang doli tempat prostitusi terselubung.

Namun, keberadaan tempat tersebut sudah tidak ada lagi pasca adanya pembakaran oleh warga setempat. “Kalau dulu memang ada satu tempat yang menyediakan jasa pekerja seks komersial (PSK). Namun, sekarang sudah tidak ada lagi termasuk ditempat lainnya,” terangnya.

Menurutnya, untuk mengantisipasi penyebaran HIV/Aids di Megang Sakti maka dirinya meminta kepada semua jajaran baik pihak Kecamatan dan desa untuk selektif mengawasi adanya pendatang keluar masuk kecamatan. Termasuk memastikan keberadaan para pekerja PSK di Wonosari agar tidak melanjutkan bisnis prostitusi tersebut.

“Pada dasarnya di Kecamatan Megang Sakti hanya segelintir orang yang terindikasi terjangkit penyakit tersebut. Namun, anehnya kenapa dibesar-besarkan seolah-olah satu Kecamatan,” keluhnya.  (HarianSilampari)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *