Sidang Paripurna DPRD Mura, Mendengarkan Nota Pengantar LKPJ Bupati 2017

Advetorial Politik

MUSI RAWAS, Jurnalindependen.com -Sidang Paripurna DPRD Kabupaten Musi Rawas mendengarkan Bupati Hendra Gunawan menyampaikan Nota Pengantar Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2017, digelar Selasa (03/04) di gedung DPRD setempat.

Beberpa materi pokok yang disampaikan Bupati dalam LKPJ diantaranya memuat hal-hal yang berkaitan dengan kebijakan umum pemerintahan daerah, kebijakan umum pengelolaan keuangan daerah, penyelenggaraan tugas pembantuan dan penyelenggaraan tugas umum pemerintahan.

Bupati menyampaikan berbagai progres pembangunan di Kabupaten Musi Rawas, baik yang sudah maupun yang sedang dilaksanakan, yakni, dalam hal pengentasan kemiskinan.

Pada tahun 2014 tingkat kemiskinan di Musi Rawas sebesar 17,28 persen dan pada tahun 2015 turun jadi 15,13 persen.

Kemudian pada tahun 2016 turun lagi sebesar 14,30 persen dan di tahun 2017 angkanya turun jadi 14,24 persen.

Pada bidang pendidikan, terjadi peningkatan angka partisipasi kasar (APK) disemua tingkatan pendidikan.
Untuk APK SD/MI dari 122,49 persen di tahun 2016 meningkat jadi 130,45 persen di tahun 2017. APK SLTP sederajat dari 109,01 tahun 2016 meningkat jadi 111,46 persen di tahun 2017.

Kemajuan bidang pendidikan ini tak terlepas dari pembangunan infrastruktur pendidikan.

Beberapa progres bidang lainnya seperti kesehatan, dengan menurunnya angka kematian bayi.

Dari 15,29 per 1000 kelahiran di tahun 2016 jadi 13,47 per 1000 kelahiran di tahun 2017. Kemudian kinerja dibidang tanaman pangan juga mampu menjadikan Musi Rawas sebagai daerah penyangga produksi pangan nasional.

Lalu dibidang perikanan, Musi Rawas juga yelah ditetapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan sebagai kawasan minapolitan diantara 24 kabupaten percontohan kawasan minapolitan perikanan budidaya dengan komoditas unggulan ikan nila.

Dilanjutkan, pembangunan infrastruktur dibidang kelistrikan juga mengalami peningkatan.

Dimana pada tahun 2016, rasio rumah tangga pengguna listrik sebeaar 69,40 persen dan pada tahun 2017 meningkat jadi 75,75 persen.

Dibidang infrastruktur jalan, total jalan yang sudah dibangun Pemkab Musi Rawas sepanjang 1.420,49 KM.

Adapun untuk pembangunan ibukota kabupaten, Pemkab Musi Rawas telah menyiapkan lahan seluas 300 hektar untuk perkantoran pemerintahan dan semua OPD sudah dapat menempati areal di ibukota kabupaten.

Selanjutnya dalam upaya meningkatkan pembangunan perdesaan, Pemkab Musi Rawas memberikan pembinaan terhadap desa dan kelurahan.

Tidak hanya dalam bentuk dana desa yang terus meningkat, tapi juga dalam bentuk peningkatan kapasitas aparatur desa dalam mengelola dana desa agar dimanfaatkan secara optimal untuk peningkatan ekonomi desa.

Dibidang keagamaan juga digulirkan program Musi Rawas Sempurna Bersodaqoh, Cinta Alquran, dan memakmurkan mesjid.

Ini merupakan perwujudan visi dan misi Musi Rawas religius yang bertujuan merubah mental masyarakat agar lebih baik dalam kehidupan sosial sehari-hari.

Dibidang perencanaan pembangunan, keberhasilan tak terlepas dari baiknya kualitas perencanaan di Kabupaten Musirawas.

Dimana Kabupaten Musi Rawas secara berturut-turut mulai tahun 2013 – 2017 meraih anugerah penghargaan dalam bidang perencanaan baik ditingkat propinsi yaitu Pangripta Sriwijaya dan ditingkat nasional Pangripta Nusantara. (Faisol/Ceremoni)